HUBUNGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA MTS SALAFIYAH SYAFI’IYAH PROTO KEDUNGWUNI PEKALONGAN

Yunita, Alin (2016) HUBUNGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA MTS SALAFIYAH SYAFI’IYAH PROTO KEDUNGWUNI PEKALONGAN. Undergraduate thesis, STAIN Pekalongan.

Preview
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (99kB) | Preview
Preview
Text
2. HALAMAN PERNYATAAN.pdf

Download (437kB) | Preview
Preview
Text
3. HALAMAN NOTA PEMBIMBING.pdf

Download (508kB) | Preview
Preview
Text
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (601kB) | Preview
Preview
Text
7. ABSTRAK.pdf

Download (158kB) | Preview
Preview
Text
9. DAFTAR ISI.pdf

Download (168kB) | Preview
Preview
Text
10. BAB I.pdf

Download (440kB) | Preview
Preview
Text
11. BAB II.pdf

Download (293kB) | Preview
Preview
Text
12. BAB III.pdf

Download (685kB) | Preview
Preview
Text
13. BAB IV.pdf

Download (399kB) | Preview
Preview
Text
14. BAB V.pdf

Download (160kB) | Preview
Preview
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (89kB) | Preview
Official URL: http://stain-pekalongan.ac.id/

Abstract

Pendidikan agama Islam sangatlah penting diberikan sejak dini dan merupakan tanggungjawab orang tua sepenuhnya. Pendidikan agama Islam dalam keluarga sebagai fondasi yang kemudian dilanjutkan di sekolah sebagai pengembangan anak selanjutnya. Dalam hal ini orang tua harus mampu mendidik anaknya dengan menanamkan akhlak, ibadah, dan aqidah yang baik, agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan-nya. Pendidikan selain untuk mencerdaskan intelektual juga untuk mencerdaskan emosional anak, karena kecerdasan emosional sangat penting dalam kehidupan. Kecerdasan emosional merupakan salah satu unsur pokok dalam pendidikan agama dalam keluarga, dan pendidikan itu berawal dari keluarga, maka pendidikan agama dalam keluarga menjadi kunci pula dalam pembentukan kecerdasan emosional pada anak atau siswa. Oleh karena itu, penting adanya pendidikan agama Islam dalam keluarga guna untuk membentuk kecerdasan emosional anak dengan baik. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pendidikan agama Islam dalam keluarga?, bagaimana kecerdasan emosional siswa?, dan bagaimana hubungan pendidikan agama Islam dalam keluarga dengan kecerdasan emoisonal siswa MTs Salafiyah Syafi’iyah Proto Kedungwuni Pekalongan?. Sedangkan tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan agama Islam dalam keluarga, untuk mengetahui kecerdasan emosional dan untuk mengetahui hubungan pendidikan agama Islam dalam keluarga dengan kecerdasan emosional siswa MTs Salafiyah Syafi’iyah Proto Kedungwuni Pekalongan. Dan kegunaan penelitian ini adalah untuk memberikan sumbangan pengetahuan pada umumnya, dan pengembangan pengetahuan yang sejenis pada khususnya yang berhubugan dengan pendidikan agama Islam dalam keluarga dan kecerdasan emosional siswa. Selanjutnya kegunaan praktis penelitian ini dapat digunakan oleh orang tua sebagai panduan agar dapat memahami kecerdasan emosional anak, bagi sekolah penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menunjang proses belajar mengajar, bagi guru sebagai informasi tentang pendidikan agama Islam dalam keluarga dengan kecerdasan emosional siswa, dan bagi siswa dapat dijadikan sebagai bahan interpretasi diri akan pentingnya pendidikan agama Islam dalam keluarga dengan kecerdasan emosional. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian field research (lapangan) dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sedangkan metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode angket, observasi dan dokumentasi. Kemudian data yang telah terhimpun dianalisis menggunakan analisis data dengan rumus korelasi product moment. Dari hasil penelitian ini diperoleh pendidikan agama Islam dalam keluarga siswa di MTs Salafiyah Syafi’iyah Proto Kedungwuni Pekalongan termasuk dalam kategori tinggi, hal ini dapat dibuktikan dengan nilai rata-rata angket sebesar 67 berada di interval 65-69. Kemudian, kecerdasan emosional siswa termasuk dalam kategori tinggi, hal ini dapat dibuktikan dengan nilai rata-rata angket sebesar 60 berada di interval 56-61. Setelah dilakukan penelitian diperoleh bahwa nilai rxy sebesar 0,439 > rtabel 0,266. Dalam pedoman interpretasi nilai r terletak pada interval 0,40 – 0,599, yang termasuk dalam kategori cukup. Terdapat nilai dalam kp (kontribusi persen) sebesar 19,27% yang artinya korelasi variabel x (pendidikan agama Islam dalam keluarga) terhadap variabel y (kecerdasan emosional siswa) sebesar 19,27% dan 80,73% ditentukan oleh variabel lain. Dengan hasil hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima dengan kriteria keputusan yang diambil berdasarkan nilai probabilitasnya adalah “jika probabilitas (sig) > α , maka Ha diterima” maka hipotesis yang penulis ajukan diterima.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan, Keluarga,Kecerdasan Emosional, Siswa.
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170103 Educational Psychology
Divisions: Jurusan Tarbiyah > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Pustakawan Junaeti S.Sos
Date Deposited: 11 Oct 2016 02:56
Last Modified: 11 Oct 2016 02:56
URI: http://elc.stain-pekalongan.ac.id/id/eprint/1162

Actions (login required)

View Item